Klarifikasi Polisi Diragukan
Pengantar Redaksi: Masih di seputar heboh rekening gendut beberapa petinggi Polri, sesudah klarifikasi oleh Jubir Polri.
Tempo Interaktif – Sabtu, 17 Juli 2010
TEMPO Interaktif, Jakarta – Sejumlah kalangan ragu akan hasil klarifikasi terhadap rekening gendut perwira polisi yang diduga bermasalah. Alasan mereka, klarifikasi tersebut hanya dilakukan oleh tim internal kepolisian sehingga subyektivitasnya akan tinggi.
“Sejak awal kita sudah memprediksi bahwa hasilnya akan seperti itu. Sebab itu, bagi kita, hasil tersebut sangat mengecewakan,” kata Emerson Yuntho, Wakil Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW), kepada Tempo kemarin.
Kemarin polisi mengumumkan hasil penelitian terhadap 23 rekening polisi yang isinya miliaran rupiah dan diduga bermasalah. Hasilnya, “Sebanyak 17 rekening dapat dibuktikan wajar,” kata juru bicara Kepolisian RI, Inspektur Jenderal Edward Aritonang, kemarin. Dua rekening lainnya tersangkut kasus pidana dan satu rekening dimiliki oleh orang yang meninggal. Adapun sisanya masih diteliti.
Adnan Topan Husodo, kolega Emerson di ICW, menegaskan, hasil pengusutan rekening gendut polisi akan lebih obyektif bila ada tim independen bentukan presiden.
Pendapat senada disampaikan Bambang Widodo Umar, pengamat kepolisian. “Jika klarifikasi dilakukan oleh tim internal kepolisian, maka subyektivitasnya lebih tinggi,” dosen pascasarjana Kajian Ilmu Kepolisian Universitas Indonesia itu menambahkan.
DWI WIYANA | PUTI NOVIYANDA | CORNILA DESYANA | SANDY INDRA
Sumber: Tempo

