Archive for the 'Ilmu Kepolisian dan Intelijen' Category

Polisi Tangkapi Pengungsi Merapi Usai Nonton Topik Pagi ANTV

Pengantar Redaksi: Sekali lagi sebuah kejadian memprihatinkan di dunia penegakan hukum. Diketengahkan karena melibatkan media elektronik terkemuka serta pengungsi korban Merapi. Semoga menjadi renungan bersama.

dapur-umum-merapi

Pengungsi Merapi dari Desa Gondoarum Turi, sedang menanak nasi di dapur umum, Kentungan Minggu dinihari 21 November 2010. Foto: Budi/KamusHukum.com

Tribunnews.com – Minggu, 5 Desember 2010

Laporan Wartawan Tribun Jogja, Wicaksono dan Bramasto

TRIBUNNEWS.COM —
Sudah kehilangan rumah dan harta benda akibat letusan Gunung Merapi, masih harus menghadapi kenyataan anggota keluarganya ditahan polisi akibat tuduhan melakukan penjarahan. Itulah yang dialami Ny Wartinah, warga Singlar, Desa Glagaharjo, Kecamatan Cangkringan, Sleman.
Read the rest of this entry »

Share and Enjoy:
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • email
  • Print
  • Technorati
  • LinkedIn
  • MySpace
  • Yahoo! Buzz
  • Digg
  • Blogosphere News
  • del.icio.us
  • Faves
  • NewsVine
  • SphereIt
  • Live
  • Twitter
  • Yahoo! Bookmarks

Penangkapan Petugas DKP

Kepala Asriadi Bocor Dihajar Gagang Senapan Polisi Malaysia

sniper-marinir-tni

sumber foto: Dispen Korps Marinir TNI AL

Tribunnews.com – Rabu, 18 Agustus 2010

TRIBUNNEWS.COM, BATAM – Tiga petugas Ditjen Pengawasan dan Pengendalian Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (PPSKP), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) masing-masing Asriadi, Erwan, dan Seivo GrevoWewengkang mengaku hanya diberi makan oleh petugas Polisi Diraja Malaysia (PDRM) hanya satu kali setiap harinya. Read the rest of this entry »

Share and Enjoy:
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • email
  • Print
  • Technorati
  • LinkedIn
  • MySpace
  • Yahoo! Buzz
  • Digg
  • Blogosphere News
  • del.icio.us
  • Faves
  • NewsVine
  • SphereIt
  • Live
  • Twitter
  • Yahoo! Bookmarks

Kapolri Hentikan Kasus Rekening Gendut

Pengantar redaksi: berita pendek mengenai akhir keributan rekening beberapa petinggi Polri.

case-closed

Gembok makam Imogiri. Foto: Budi/KamusHukum.com

Tempo Interaktif – Sabtu, 07 Agustus 2010

TEMPO Interaktif, Bogor -Kepala Kepolisian RI Jenderal Bambang Hendarso Danuri berkukuh menganggap kasus rekening gendut para perwiranya telah selesai. Padahal Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sempat dikabarkan tak puas atas penjelasan polisi yang dinilai tak tuntas.

“Sudah, jangan tanya rekening lagi. Sudah selesai,” kata Bambang Hendarso seusai rapat kerja nasional di Istana Bogor kemarin. Selanjutnya, Kepala Polri tak bersedia memberi penjelasan.
Read the rest of this entry »

Share and Enjoy:
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • email
  • Print
  • Technorati
  • LinkedIn
  • MySpace
  • Yahoo! Buzz
  • Digg
  • Blogosphere News
  • del.icio.us
  • Faves
  • NewsVine
  • SphereIt
  • Live
  • Twitter
  • Yahoo! Bookmarks

Pencucian uang

Deskripsi

Perbuatan menempatkan, mentransfer, membayarkan, membelanjakan, menghibahkan, menyumbang- kan, menitipkan, membawa ke luar negeri, menukarkan, atau perbuatan lainnya atas harta kekayaan yang diketahuinya atau patut diduga merupakan hasil tindak pidana dengan maksud untuk menyembunyikan, atau menyamarkan asal usul harta kekayaan sehingga seolah-olah menjadi harta kekayaan yang sah.

Sumber

UU RI nomor 25 tahun 2003 Tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Arti Pencucian Uang dalam Wikipedia (Bahasa Indonesia).

Situs web Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Share and Enjoy:
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • email
  • Print
  • Technorati
  • LinkedIn
  • MySpace
  • Yahoo! Buzz
  • Digg
  • Blogosphere News
  • del.icio.us
  • Faves
  • NewsVine
  • SphereIt
  • Live
  • Twitter
  • Yahoo! Bookmarks

Klarifikasi Polisi Diragukan

Pengantar Redaksi: Masih di seputar heboh rekening gendut beberapa petinggi Polri, sesudah klarifikasi oleh Jubir Polri.

police-line

Police line. Foto: Budi/KamusHukum.com

Tempo Interaktif – Sabtu, 17 Juli 2010

TEMPO Interaktif, Jakarta – Sejumlah kalangan ragu akan hasil klarifikasi terhadap rekening gendut perwira polisi yang diduga bermasalah. Alasan mereka, klarifikasi tersebut hanya dilakukan oleh tim internal kepolisian sehingga subyektivitasnya akan tinggi.

“Sejak awal kita sudah memprediksi bahwa hasilnya akan seperti itu. Sebab itu, bagi kita, hasil tersebut sangat mengecewakan,” kata Emerson Yuntho, Wakil Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW), kepada Tempo kemarin.

Read the rest of this entry »

Share and Enjoy:
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • email
  • Print
  • Technorati
  • LinkedIn
  • MySpace
  • Yahoo! Buzz
  • Digg
  • Blogosphere News
  • del.icio.us
  • Faves
  • NewsVine
  • SphereIt
  • Live
  • Twitter
  • Yahoo! Bookmarks