Archive for the 'Hukum Pidana' Category

Inilah Matriks Sikap Fraksi Pansus Century DPR

democentury

Sampai dengan Hari Sabtu 20 Februari 2010, fraksi-fraksi dalam Pansus Century DPR RI telah menyampaikan sikap sementara. Sementara lobby-lobby politik masih berlangsung dengan intens, berikut ini hasil rekapitulasi sikap fraksi dalam Pansus, bersumber dari laporan VivaNews.

Read the rest of this entry »

Share and Enjoy:
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • email
  • Print
  • Technorati
  • LinkedIn
  • MySpace
  • Yahoo! Buzz
  • Digg
  • Blogosphere News
  • del.icio.us
  • Faves
  • NewsVine
  • SphereIt
  • Live
  • Twitter
  • Yahoo! Bookmarks

Merevisi KUHAP

Pengantar Redaksi: Tulisan berikut ini merupakan sumbangan  dari Al. Wisnubroto, S.H., M.Hum dosen tetap di FH UAJY sekaligus peserta Program Doktor Ilmu Hukum UNDIP. Naskah yang ditulis tahun 2007 ini dipandang masih relevan untuk ditampilkan sebagai bahan belajar bersama. Semoga bermanfaat.

Read the rest of this entry »

Share and Enjoy:
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • email
  • Print
  • Technorati
  • LinkedIn
  • MySpace
  • Yahoo! Buzz
  • Digg
  • Blogosphere News
  • del.icio.us
  • Faves
  • NewsVine
  • SphereIt
  • Live
  • Twitter
  • Yahoo! Bookmarks

Kasus Luna Maya, dan UU Informasi dan Transaksi Elektronik yang baru (2009)

kasus-luna-maya

Kasus Luna Maya. Sumber foto: Kapanlagi.com

Sesudah kasus Prita Mulyasari vs RS Omni International, sepertinya UU Informasi dan Transaksi Elektroni (UU-ITE) akan makan korban. Kali ini artis Luna Maya yang terkena masalah sesudah satu posting di Microblogging Twitter.

Berikut petikan dari salah satu portal Gaya Hidup yang sedang reborn Astaga.com lifestyle on the net:

Kasus Luna Maya bermula ketika ia menulis di akun Twitter-nya: “Infotainment derajatnya lebih hina dari pada pelacur, pembunuh. May ur soul burn in hell.”

Postingan Luna Maya itu mendapat beragam komentar dari pengikutnya.

Satu pengikut akun Twitter Luna Maya membalas tulisan itu. “Bahasa lo makin norak, bodoh, tidak terpelajar dan tidak pikir panjang.”

Presenter acara musik Dahsyat itu membalas komentar yang ditulis oleh (username) Bambangelf.

“Apa urusan lo ma bahasa gue. Kenal saja tidak gue sama lo. Kenapa lo ribet ngurusin gue,” begitu komentar balasan Luna Maya.

Read the rest of this entry »

Share and Enjoy:
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • email
  • Print
  • Technorati
  • LinkedIn
  • MySpace
  • Yahoo! Buzz
  • Digg
  • Blogosphere News
  • del.icio.us
  • Faves
  • NewsVine
  • SphereIt
  • Live
  • Twitter
  • Yahoo! Bookmarks

KONSER KOIN UNTUK KEADILAN: Cukup Satu Prita Saja

Siaran Pers – Jakarta, 16 Desember 2009

Konser koin keadilan

Konser Koin Keadilan

Sejumlah musisi besar dan pengamat musik tanah air bergabung dalam konser amal tanggal 20 Desember 2009 yang bertempat di Hard Rock Café Jakarta, dalam rangka merayakan Hari Kesetiakawanan Nasional yang jatuh pada tanggal 20 Desember setiap tahunnya.

Ide konser ini tercetus tak lama setelah Prita Mulyasari divonis harus membayar uang sejumlah Rp. 204.000.000,- kepada pihak Rumah Sakit Omni International atas tuntutan pencemaran nama baik. Sebagai bentuk kesetiakawanan dan solidaritas, maka dibentuklah tim panitia konser yang terdiri dari jajaran pencinta dan pengamat musik Indonesia dan menamakan diri sebagai KOIN UNTUK KEADILAN.

Read the rest of this entry »

Share and Enjoy:
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • email
  • Print
  • Technorati
  • LinkedIn
  • MySpace
  • Yahoo! Buzz
  • Digg
  • Blogosphere News
  • del.icio.us
  • Faves
  • NewsVine
  • SphereIt
  • Live
  • Twitter
  • Yahoo! Bookmarks

Ketika koin itu mencapai angka setengah milyar Rupiah …

stghmilyar-koin-prita

Setengah Milyar Rupiah untuk Prita

Sebuah berita pendek dari blogg simpul KoinKeadilan.com:

Jumlah Koin Menembus Setengah Milyar!

Cukup menganggetkan. Meski rekan-rekan penggagas berkali-kali menegaskan tak ingin mencoba mengukir rekor – terlebih mencari sensasi – tapi mungkin inilah salah satu eskalasi pengumpulan koin terbesar yang pernah terjadi di Republik kita selama ini ! Perbandingan rekaan yang pernah dipublikasikan melalui beberapa situs berita online, sepertinya boleh direvisi untuk disesuaikan angka-angkanya.

Suasana akrab, “guyub“, dan gembira meski lelah mewarnai wajah para relawan di Jalan Langsat.

Salah seorang Bapak berujar dalam Bahasa Jawa kental, “iki kriwikan dadi grojogan” (permulaan kecil yang kian membesar dan tak terbendung lagi).

Kita selalu berharap keadilan ditegakkan. Ayo hitung lagiiii !

Share and Enjoy:
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • email
  • Print
  • Technorati
  • LinkedIn
  • MySpace
  • Yahoo! Buzz
  • Digg
  • Blogosphere News
  • del.icio.us
  • Faves
  • NewsVine
  • SphereIt
  • Live
  • Twitter
  • Yahoo! Bookmarks