<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>KamusHukum.com &#187; Hukum Perusahaan</title>
	<atom:link href="http://kamushukum.com/en/category/bidang-hukum/hukum-perusahaan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kamushukum.com/en</link>
	<description>Provide Legal Resources, Law Dictionary, Legal Dictionary, Kamus Hukum Online</description>
	<lastBuildDate>Mon, 06 Jun 2011 14:48:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Tak Sahkan RUU BPJS,SBY Bisa Dimakzulkan</title>
		<link>http://kamushukum.com/en/tak-sahkan-ruu-bpjssby-bisa-dimakzulkan/</link>
		<comments>http://kamushukum.com/en/tak-sahkan-ruu-bpjssby-bisa-dimakzulkan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 May 2011 08:44:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>writer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[badan penyelenggara jaminan sosial]]></category>
		<category><![CDATA[jaminan sosial]]></category>
		<category><![CDATA[jamsos]]></category>
		<category><![CDATA[ruu bpjs]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kamushukum.com/en/?p=1553</guid>
		<description><![CDATA[Kompas &#8211; 9 Mei 2011 &#160; JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dianggap mengkhianati rakyat dan melanggar konstitusi UUD 1945 apabila dalam waktu 47 hari tidak menyelesaikan dan mengesahkan RUU Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) yang akan melaksanakan Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN). Konsekuensinya, Presiden SBY dapat dimakzulkan. Pembahasan RUU BPJS akan kembali [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kompas &#8211; 9 Mei 2011</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a class="tt-flickr tt-flickr-Medium" title="aksi-hari-buruh-aby" href="http://www.flickr.com/photos/28707284@N08/5712371494/"><img src="http://farm3.static.flickr.com/2320/5712371494_ea5237ae6d.jpg" alt="aksi-hari-buruh-aby" width="500" height="336" /></a><p class="wp-caption-text">Aksi Hari Buruh di Yogyakarta - Mei 2011 (Foto: Budi/KamusHukum.com)</p></div>
<p style="text-align: center;">&nbsp;</p>
<p><strong>JAKARTA, KOMPAS.com — </strong>Presiden Susilo Bambang Yudhoyono  (SBY)  dianggap mengkhianati rakyat dan melanggar konstitusi UUD 1945  apabila dalam waktu 47 hari tidak menyelesaikan dan mengesahkan RUU  Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) yang akan melaksanakan Sistem  Jaminan Sosial Nasional (SJSN). Konsekuensinya, Presiden SBY dapat  dimakzulkan.</p>
<p><span id="more-1553"></span>Pembahasan <a title="Naskah RUU BPJS" href="http://kamushukum.com/en/inilah-naskah-ruu-badan-penyelenggara-jaminan-sosial/" target="_blank">RUU BPJS</a> akan kembali digelar mulai Kamis (12/5/2011) oleh DPR bersama pemerintah.</p>
<p>Waktu  47 hari ke depan, yaitu tanggal 9 Mei hingga 15 Juli mendatang,   merupakan tahap penting dari perjuangan panjang rakyat yang selama  berpuluh tahun hidup terlunta-lunta di negeri yang kaya-raya, tetapi   salah urus ini. Tertunda-tundanya pengesahan RUU BPJS dan karena itu  tertundanya pemenuhan jaminan sosial bagi seluruh rakyat adalah  kesalahan pemerintah, juga DPR, dan karena itu tidak pantas kalau rakyat  yang harus terus menanggung akibatnya,  tandas  siaran pers tertulis  Presidium Komite Aksi Jaminan Sosial (KAJS), yang dikirim ke <em>Kompas</em>, Senin (9/5/2011) malam.</p>
<p>Menurut  siaran pers itu, Presiden SBY melanggar UUD 1945 dan mengkhianati  rakyat bila RUU BPJS tidak juga disahkan.   Jika tidak, bisa  dimakzulkan,  tambah siaran pers itu.</p>
<p>KAJS  yang beranggotakan 67 elemen serikat buruh dan organisasi masyarakat mulai menggalang gerakan   <span style="color: #000000;">massal di seluruh Indonesia setiap Hari Buruh Internasional sejak tahun 2010. KAJS<span style="color: #000000;">, sejak sebulan lalu,  <span style="color: #000000;"> menggelar <span style="color: #000000;">rangkaian acara dan <span style="color: #000000;"> aksi damai yang berpusat di Jalan Sudirman dan Thamrin, Jakarta,<span style="color: #000000;"> serta berbagai kota lainnya untuk<span style="color: #000000;"> menuntut penyusunan regulasi pendukung guna melaksanakan SJSN. </span></span></span></span></span></span></span></p>
<p><span style="color: #000000;"><span style="color: #000000;"><span style="color: #000000;"> <strong><span style="color: #000000;">Jauh dari kenegarawanan </span></strong></span></span></span></p>
<p>Lebih  jauh, siaran itu mengatakan,  rakyat kian hari kian sadar melihat  perilaku pemerintah Presiden SBY yang jauh dari sifat kenegarawanan  dengan terus melalaikan kewajibannya. Untuk itu,  berbagai upaya  dilakukan untuk mendesakkan dilaksanakannya hak seluruh rakyat  Indonesia,  termasuk aksi ratusan ribu buruh pada 1 Mei, Hari Buruh  Sedunia, di 15 provinsi di Indonesia. Aksi ini merupakan  ultimatum  rakyat ke pada penguasa negeri ini untuk melaksanakan   UUD 1945 dan UU  SJSN dengan segera mengesahkan RUU BPJS.</p>
<p>Pengesahan RUU BPJS  itu harga mati karena tanpa itu mustahil lima program yang dijamin oleh  UU  SJSN itu bisa dilaksanakan. Hak seluruh rakyat Indonesia atas  jaminan sosial dasar, yaitu jaminan kesehatan, jaminan hari tua, jaminan  kecelakaan kerja, jaminan kematian, dan jaminan pensiun, tidak boleh  ditunda-tunda lagi. Kegagalan mengesahkan RUU BPJS hingga batas akhir 15  Juli 2011 berakibat pada terlanggarnya hak seluruh rakyat untuk jaminan  sosial sesuai dengan UUD 1945,  demikian siaran pers itu.</p>
<p>Sumber: <a title="Kompas Online" href="http://nasional.kompas.com/read/2011/05/09/21263479/Tak.Sahkan.RUU.BPJS.SBY.Bisa.Dimakzulkan" target="_blank">Kompas</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kamushukum.com/en/tak-sahkan-ruu-bpjssby-bisa-dimakzulkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Otonomi daerah (penanaman modal/investasi)</title>
		<link>http://kamushukum.com/en/otonomi-daerah-penanaman-modalinvestasi/</link>
		<comments>http://kamushukum.com/en/otonomi-daerah-penanaman-modalinvestasi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Jan 2010 23:39:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>writer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hukum Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[astaga.com-lifestyle-on-the-net]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis di indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia investment]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kamushukum.com/en/?p=952</guid>
		<description><![CDATA[Deskripsi Hak, wewenang, dan kewajiban daerah otonom untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan. Sumber UU No 25 Th 2007 Tentang Penanaman Modal.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Deskripsi</p></blockquote>
<p>Hak, wewenang, dan kewajiban daerah otonom untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan.</p>
<blockquote><p>Sumber</p></blockquote>
<p><a title="UU 25 Th 2007 Tentang Penanaman Modal (Investasi)" href="http://kamushukum.com/en/law-of-the-republic-of-indonesia-number-25-of-2007-concerning-investments/" target="_blank">UU No 25 Th 2007 Tentang Penanaman Modal</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kamushukum.com/en/otonomi-daerah-penanaman-modalinvestasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pelayanan terpadu satu pintu (penanaman modal/investasi)</title>
		<link>http://kamushukum.com/en/pelayanan-terpadu-satu-pintu-penanaman-modalinvestasi/</link>
		<comments>http://kamushukum.com/en/pelayanan-terpadu-satu-pintu-penanaman-modalinvestasi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Jan 2010 23:37:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>writer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hukum Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[astaga.com-lifestyle-on-the-net]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis di indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia investment]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kamushukum.com/en/?p=950</guid>
		<description><![CDATA[Deskripsi Kegiatan penyelenggaraan suatu perizinan dan nonperizinan yang mendapat pendelegasian atau pelimpahan wewenang dari lembaga atau instansi yang memiliki kewenangan perizinan dan nonperizinan yang proses pengelolaannya dimulai dari tahap permohonan sampai dengan tahap terbitnya dokumen yang dilakukan dalam satu tempat. Sumber UU No 25 Th 2007 Tentang Penanaman Modal.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Deskripsi</p></blockquote>
<p>Kegiatan penyelenggaraan suatu perizinan dan nonperizinan yang mendapat pendelegasian atau pelimpahan wewenang dari lembaga atau instansi yang memiliki kewenangan perizinan dan nonperizinan yang proses pengelolaannya dimulai dari tahap permohonan sampai dengan tahap terbitnya dokumen yang dilakukan dalam satu tempat.</p>
<blockquote><p>Sumber</p></blockquote>
<p><a title="UU 25 Th 2007 Tentang Penanaman Modal (Investasi)" href="http://kamushukum.com/en/law-of-the-republic-of-indonesia-number-25-of-2007-concerning-investments/" target="_blank">UU No 25 Th 2007 Tentang Penanaman Modal</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kamushukum.com/en/pelayanan-terpadu-satu-pintu-penanaman-modalinvestasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Modal dalam negeri</title>
		<link>http://kamushukum.com/en/modal-dalam-negeri/</link>
		<comments>http://kamushukum.com/en/modal-dalam-negeri/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Jan 2010 23:36:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>writer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hukum Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[astaga.com-lifestyle-on-the-net]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis di indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia investment]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kamushukum.com/en/?p=948</guid>
		<description><![CDATA[Deskripsi Modal yang dimiliki oleh negara Republik Indonesia, perseorangan warga negara Indonesia, atau badan usaha yang berbentuk badan hukum atau tidak berbadan hukum. Sumber UU No 25 Th 2007 Tentang Penanaman Modal.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Deskripsi</p></blockquote>
<p>Modal yang dimiliki oleh negara Republik Indonesia, perseorangan warga negara Indonesia, atau badan usaha yang berbentuk badan hukum atau tidak berbadan hukum.</p>
<blockquote><p>Sumber</p></blockquote>
<p><a title="UU 25 Th 2007 Tentang Penanaman Modal (Investasi)" href="http://kamushukum.com/en/law-of-the-republic-of-indonesia-number-25-of-2007-concerning-investments/" target="_blank">UU No 25 Th 2007 Tentang Penanaman Modal</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kamushukum.com/en/modal-dalam-negeri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Modal asing</title>
		<link>http://kamushukum.com/en/modal-asing/</link>
		<comments>http://kamushukum.com/en/modal-asing/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Jan 2010 23:34:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>writer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hukum Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[astaga.com-lifestyle-on-the-net]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis di indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia investment]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kamushukum.com/en/?p=946</guid>
		<description><![CDATA[Deskripsi Modal yang dimiliki oleh negara asing, perseorangan warga negara asing, badan usaha asing, badan hukum asing, dan/atau badan hukum Indonesia yang sebagian atau seluruh modalnya dimiliki oleh pihak asing. Sumber UU No 25 Th 2007 Tentang Penanaman Modal.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Deskripsi</p></blockquote>
<p>Modal yang dimiliki oleh negara asing, perseorangan warga negara asing, badan usaha asing, badan hukum asing, dan/atau badan hukum Indonesia yang sebagian atau seluruh modalnya dimiliki oleh pihak asing.</p>
<blockquote><p>Sumber</p></blockquote>
<p><a title="UU 25 Th 2007 Tentang Penanaman Modal (Investasi)" href="http://kamushukum.com/en/law-of-the-republic-of-indonesia-number-25-of-2007-concerning-investments/" target="_blank">UU No 25 Th 2007 Tentang Penanaman Modal</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kamushukum.com/en/modal-asing/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

