<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>KamusHukum.com &#187; Hukum Lingkungan</title>
	<atom:link href="http://kamushukum.com/en/category/bidang-hukum/hukum-lingkungan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kamushukum.com/en</link>
	<description>Provide Legal Resources, Law Dictionary, Legal Dictionary, Kamus Hukum Online</description>
	<lastBuildDate>Mon, 06 Jun 2011 14:48:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Setelah Kerabat Istana Disorot</title>
		<link>http://kamushukum.com/en/setelah-kerabat-istana-disorot/</link>
		<comments>http://kamushukum.com/en/setelah-kerabat-istana-disorot/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Oct 2010 17:16:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>writer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[kerabat istana sby]]></category>
		<category><![CDATA[kerabat sby]]></category>
		<category><![CDATA[pembalakan liar]]></category>
		<category><![CDATA[sumalindo]]></category>
		<category><![CDATA[Wijiasih Cahyasasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kamushukum.com/en/?p=1467</guid>
		<description><![CDATA[Pengantar Redaksi: Sebuah opini pendek, setelah mengemukanya kasus tuduhan pembalakan liar di Kalimantan Timur. Semoga bermanfaat. Tempo Interaktif &#8211; Selasa, 19 Oktober 2010 Kasus Sumalindo, yang menyeret kerabat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, merupakan ujian bagi penegak hukum. Perusahaan pemegang hak pengusahaan hutan itu dituduh menampung kayu ilegal. Ketika ditangani polisi, tangan-tangan kekuasaan berupaya mengintervensi kasus [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><em>Pengantar Redaksi: Sebuah opini pendek, setelah mengemukanya kasus tuduhan pembalakan liar di Kalimantan Timur. Semoga bermanfaat.</em></p></blockquote>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a class="tt-flickr tt-flickr-Medium" title="dermaga-kayu" href="http://www.flickr.com/photos/28707284@N08/5097314194/"><img src="http://farm5.static.flickr.com/4144/5097314194_fde66d301f.jpg" alt="dermaga-kayu" width="500" height="250" /></a><p class="wp-caption-text">Sebuah dermaga penebangan kayu di tepian Barito Kalteng. Foto: Budi/KamusHukum.com</p></div>
<p>Tempo Interaktif &#8211; Selasa, 19 Oktober 2010</p>
<p>Kasus Sumalindo, yang menyeret kerabat Presiden Susilo Bambang  Yudhoyono, merupakan ujian bagi penegak hukum. Perusahaan pemegang hak  pengusahaan hutan itu dituduh menampung kayu ilegal. Ketika ditangani  polisi, tangan-tangan kekuasaan berupaya mengintervensi kasus ini. Kini  publik akan melihat apakah jaksa serius menanganinya.</p>
<p><span id="more-1467"></span>Diungkapkan oleh majalah <em>Tempo</em>, perkara itu menyedot  perhatian karena melibatkan Wijiasih Cahyasasi, kakak ipar Presiden  Yudhoyono. Putri sulung almarhum Letjen Sarwo Edhie Wibowo ini ikut  membantu mengatasi persoalan yang melilit PT Sumalindo Lestari Jaya. Ia  dituding mengerahkan segala daya untuk membebaskan Amir Sunarko,  Direktur Utama PT Sumalindo, dan wakilnya, David, yang ditahan. Keduanya  menjadi tersangka dengan tuduhan menampung kayu hasil pembalakan liar  di Samarinda, Kalimantan Timur.</p>
<p>Kepolisian Resor Kutai Kartanegara sudah melakukan proses hukum  yang benar terhadap Amir dan David. Setelah dinyatakan sebagai  tersangka, kedua petinggi Sumalindo itu pun ditahan. Sesuai dengan  Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, kedua tersangka  terancam hukuman 10 tahun penjara. Kepala Polres Kutai Ajun Komisaris  Besar Fadjar Abdillah yakin polisi punya bukti dan saksi yang cukup  untuk memenangkan kasus ini jika kelak disidangkan. Bahwa ada kayu  meranti dan kayu rimba lain&#8211;tanpa dokumen sah&#8211;yang disembunyikan di  antara ribuan batang kayu bulat yang dipesan Sumalindo, rasanya sulit  dipatahkan.</p>
<p>Hanya, penyidikan polisi kemudian terusik oleh lobi-lobi yang tak  pantas. Bahkan akhirnya kasus ini sampai dibahas di Kementerian  Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan. Pejabat Kementerian Kehutanan  juga dilibatkan. Saat itu muncul pandangan bahwa penahanan tersebut  berdampak buruk terhadap iklim investasi.</p>
<p>Boleh jadi, tekanan politik itu membuat kejaksaan jadi kendur.  Ketika berkas tersangka Amir Sunarko dan David diputuskan lengkap alias  P-21 oleh Kejaksaan Negeri Kutai Kartanegara, mereka langsung dibebaskan  dari tahanan. Tak lama kemudian, terjadi pula perubahan di PT  Sumalindo. Nyonya Wijiasih, yang akrab disapa Wiwiek, didaulat menjadi  Presiden Komisaris Sumalindo.</p>
<p>Pembebasan itulah yang mesti dijelaskan oleh kejaksaan. Kenapa  institusi ini memberikan perlakuan berbeda terhadap kedua tersangka.  Walaupun kasus itu tetap dibawa ke pengadilan, perbedaan perlakuan yang  diberikan polisi dan jaksa jelas mengundang pertanyaan. Orang semakin  curiga jika kejaksaan kurang serius menuntut kedua petinggi PT Sumalindo  itu.</p>
<p>Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pun seharusnya tak tinggal  diam. Ia perlu menjelaskan kepada publik mengenai tudingan bahwa  kerabatnya mengintervensi proses hukum. Apalagi kasus ini sampai dibahas  pada level kementerian. Tidak selayaknya kasus yang sudah ditangani  secara profesional oleh penyidik diusik oleh siapa pun, termasuk oleh  menteri di kabinetnya.</p>
<p>Khalayak juga mempertanyakan keseriusan pemerintah memerangi  pembalakan liar bila pengusaha yang diduga menampung kayu ilegal justru  mendapat perlindungan.</p>
<p>Sumber: <a title="Tempo Interaktif" href="http://www.tempointeraktif.com/hg/opiniKT/2010/10/19/krn.20101019.215278.id.html" target="_blank">Tempo</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kamushukum.com/en/setelah-kerabat-istana-disorot/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pemberdayaan Masyarakat (pertambangan)</title>
		<link>http://kamushukum.com/en/pemberdayaan-masyarakat-pertambangan/</link>
		<comments>http://kamushukum.com/en/pemberdayaan-masyarakat-pertambangan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Jan 2010 03:10:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>writer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hukum Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum Pertambangan]]></category>
		<category><![CDATA[batubara]]></category>
		<category><![CDATA[coal mining law]]></category>
		<category><![CDATA[csr]]></category>
		<category><![CDATA[kp]]></category>
		<category><![CDATA[mining law in indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pemberdayaan masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[tambang]]></category>
		<category><![CDATA[uu minerba]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kamushukum.com/en/?p=907</guid>
		<description><![CDATA[Deskripsi Usaha untuk meningkatkan kemampuan masyarakat, baik secara individual maupun kolektif, agar menjadi lebih baik tingkat kehidupannya. Sumber UU No 4 Th 2009 Tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Deskripsi</p></blockquote>
<p>Usaha untuk meningkatkan kemampuan masyarakat, baik secara individual maupun kolektif, agar menjadi lebih baik tingkat kehidupannya.</p>
<blockquote><p>Sumber</p></blockquote>
<p><a title="UU 4 Th 2009 tentang Minerba" href="http://kamushukum.com/en/law-of-the-republic-of-indonesia-number-4-of-2009-concerning-mineral-and-coal-mining/" target="_blank">UU No 4 Th 2009 Tentang Pertambangan Mineral dan Batubara</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kamushukum.com/en/pemberdayaan-masyarakat-pertambangan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kegiatan pascatambang, yang selanjutnya disebut pascatambang</title>
		<link>http://kamushukum.com/en/kegiatan-pascatambang-yang-selanjutnya-disebut-pascatambang/</link>
		<comments>http://kamushukum.com/en/kegiatan-pascatambang-yang-selanjutnya-disebut-pascatambang/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Jan 2010 03:07:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>writer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hukum Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum Pertambangan]]></category>
		<category><![CDATA[amdal]]></category>
		<category><![CDATA[batubara]]></category>
		<category><![CDATA[coal mining law]]></category>
		<category><![CDATA[dampak lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[kp]]></category>
		<category><![CDATA[mining law in indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[tambang]]></category>
		<category><![CDATA[uu minerba]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kamushukum.com/en/?p=905</guid>
		<description><![CDATA[Deskripsi Kegiatan terencana, sistematis, dan berlanjut setelah akhir sebagian atau seluruh kegiatan usaha pertambangan untuk memulihkan fungsi lingkungan alam dan fungsi sosial menurut kondisi lokal di seluruh wilayah penambangan. Sumber UU No 4 Th 2009 Tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Deskripsi</p></blockquote>
<p>Kegiatan terencana, sistematis, dan berlanjut setelah akhir sebagian atau seluruh kegiatan usaha pertambangan untuk memulihkan fungsi lingkungan alam dan fungsi sosial menurut kondisi lokal di seluruh wilayah penambangan.</p>
<blockquote><p>Sumber</p></blockquote>
<p><a title="UU 4 Th 2009 tentang Minerba" href="http://kamushukum.com/en/law-of-the-republic-of-indonesia-number-4-of-2009-concerning-mineral-and-coal-mining/" target="_blank">UU No 4 Th 2009 Tentang Pertambangan Mineral dan Batubara</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kamushukum.com/en/kegiatan-pascatambang-yang-selanjutnya-disebut-pascatambang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Reklamasi (pertambangan)</title>
		<link>http://kamushukum.com/en/reklamasi-pertambangan/</link>
		<comments>http://kamushukum.com/en/reklamasi-pertambangan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Jan 2010 03:03:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>writer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hukum Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum Pertambangan]]></category>
		<category><![CDATA[amdal]]></category>
		<category><![CDATA[batubara]]></category>
		<category><![CDATA[coal mining law]]></category>
		<category><![CDATA[dampak lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[kp]]></category>
		<category><![CDATA[mining law in indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[tambang]]></category>
		<category><![CDATA[uu minerba]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kamushukum.com/en/?p=902</guid>
		<description><![CDATA[Deskripsi Kegiatan yang dilakukan sepanjang tahapan usaha pertambangan untuk menata, memulihkan, dan memperbaiki kualitas lingkungan dan ekosistem agar dapat berfungsi kembali sesuai peruntukannya. Sumber UU No 4 Th 2009 Tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Deskripsi</p></blockquote>
<p>Kegiatan yang dilakukan sepanjang tahapan usaha pertambangan untuk menata, memulihkan, dan memperbaiki kualitas lingkungan dan ekosistem agar dapat berfungsi kembali sesuai peruntukannya.</p>
<blockquote><p>Sumber</p></blockquote>
<p><a title="UU 4 Th 2009 tentang Minerba" href="http://kamushukum.com/en/law-of-the-republic-of-indonesia-number-4-of-2009-concerning-mineral-and-coal-mining/" target="_blank">UU No 4 Th 2009 Tentang Pertambangan Mineral dan Batubara</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kamushukum.com/en/reklamasi-pertambangan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Analisis Mengenai Dampak Lingkungan, yang selanjutnya disebut amdal</title>
		<link>http://kamushukum.com/en/analisis-mengenai-dampak-lingkungan-yang-selanjutnya-disebut-amdal/</link>
		<comments>http://kamushukum.com/en/analisis-mengenai-dampak-lingkungan-yang-selanjutnya-disebut-amdal/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Jan 2010 03:00:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>writer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hukum Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum Pertambangan]]></category>
		<category><![CDATA[batubara]]></category>
		<category><![CDATA[coal mining law]]></category>
		<category><![CDATA[ijin tambang]]></category>
		<category><![CDATA[iup]]></category>
		<category><![CDATA[kp]]></category>
		<category><![CDATA[mining law in indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[tambang]]></category>
		<category><![CDATA[uu minerba]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kamushukum.com/en/?p=899</guid>
		<description><![CDATA[Deskripsi Kajian mengenai dampak besar dan penting suatu usaha dan/atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha dan/atau kegiatan. Sumber UU No 4 Th 2009 Tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Deskripsi</p></blockquote>
<p>Kajian mengenai dampak besar dan penting suatu usaha dan/atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha dan/atau kegiatan.</p>
<blockquote><p>Sumber</p></blockquote>
<p><a title="UU 4 Th 2009 tentang Minerba" href="http://kamushukum.com/en/law-of-the-republic-of-indonesia-number-4-of-2009-concerning-mineral-and-coal-mining/" target="_blank">UU No 4 Th 2009 Tentang Pertambangan Mineral dan Batubara</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kamushukum.com/en/analisis-mengenai-dampak-lingkungan-yang-selanjutnya-disebut-amdal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

