<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>KamusHukum.com &#187; Hukum Internasional</title>
	<atom:link href="http://kamushukum.com/en/category/bidang-hukum/hukum-internasional/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kamushukum.com/en</link>
	<description>Provide Legal Resources, Law Dictionary, Legal Dictionary, Kamus Hukum Online</description>
	<lastBuildDate>Mon, 06 Jun 2011 14:48:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Penangkapan Petugas DKP</title>
		<link>http://kamushukum.com/en/penangkapan-petugas-dkp/</link>
		<comments>http://kamushukum.com/en/penangkapan-petugas-dkp/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Aug 2010 14:24:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>writer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ilmu Kepolisian dan Intelijen]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[insiden dkp]]></category>
		<category><![CDATA[pelanggaran batas laut]]></category>
		<category><![CDATA[pencurian ikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kamushukum.com/en/?p=1455</guid>
		<description><![CDATA[Kepala Asriadi Bocor Dihajar Gagang Senapan Polisi Malaysia Tribunnews.com &#8211; Rabu, 18 Agustus 2010 TRIBUNNEWS.COM, BATAM &#8211; Tiga petugas Ditjen Pengawasan dan Pengendalian Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (PPSKP), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) masing-masing Asriadi, Erwan, dan Seivo GrevoWewengkang mengaku hanya diberi makan oleh petugas Polisi Diraja Malaysia (PDRM) hanya satu kali setiap harinya. Ketiga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3>Kepala Asriadi Bocor Dihajar Gagang Senapan Polisi Malaysia</h3>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a class="tt-flickr tt-flickr-Medium" title="sniper-marinir-tni" href="http://www.flickr.com/photos/28707284@N08/4913155166/"><img src="http://farm5.static.flickr.com/4117/4913155166_164e2fa125.jpg" alt="sniper-marinir-tni" width="500" height="281" /></a><p class="wp-caption-text">sumber foto: Dispen Korps Marinir TNI AL</p></div>
<p>Tribunnews.com &#8211; Rabu, 18 Agustus 2010</p>
<p><strong>TRIBUNNEWS.COM, BATAM</strong> &#8211; Tiga petugas Ditjen Pengawasan dan  Pengendalian Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (PPSKP), Kementerian  Kelautan dan Perikanan (KKP) masing-masing Asriadi, Erwan, dan Seivo  GrevoWewengkang mengaku hanya diberi makan oleh petugas Polisi Diraja  Malaysia (PDRM) hanya satu kali setiap harinya. <span id="more-1455"></span></p>
<p>Ketiga petugas  Ditjen PPSKP tersebut disatukan dengan sejumlah tahanan saat berada di  dalam sel Balai Polis Daerah Ibu Pejabat Kota Tinggi, Johor Malysia.  Demikian disampaikan Asriadi yang ditemui Selasa (17/8/2010) malam di  Hotel Plenet Holiday.</p>
<p>Asriadi mulanya tidak mau bicara masalah  yang sebenar yang dihadapinya itu selama berada di dalam tahanan Balai  Polisi Daerah Ibu Pejabat Kota Tinggi, Johor.</p>
<p>Namun setelah didesak beberapa kali akhirnya dia mengaku apa yang dialaminya meski dengan takut-takut mengutarakannya.</p>
<p>Dari  pelakuan kasar petugas PDRM sampai dibentak-bentak saat diperiksa dan  disuruh mengaku telah melakukan penculikan terhadap tujuh nelayan.</p>
<p>&#8220;Ya,  kami bertiga setiap harinya hanya diberi makan sekali di malam hari  setelah buka puasa. Sementara untuk sahur   tidak ada makanan apapun  yang diberikan kepada kami. Ya, kami bertiga merasa tertekan untuk  menyampaikan masalah ini ke publik,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Menurutnya, sejak berada di dalam kapal ikan milik nelayan Malaysia itu petugas PDRM sudah menunjukan perlakuan kasarnya.</p>
<p>Bahkan  makian pun dilontarkan petugas PDRM tersebut saat pihaknya tidak  mengikuti perintah polisi itu. Namun Asriadi membantah jika luka di  kepalannya itu akibat dipukul polisi.<br />
Asriadi sempat terdiam saat  Tribun mendapatkan infromasi pemukulan yang dilakukan polisi tersebut  dari salah satu staf di Konjen RI di Johor Malaysia.</p>
<p>&#8220;Saya tidak  berani mengatakan iya atau tidak, namun apa yang diceritakan staf  Konjen RI itu memang benar. Tapi saya tidak berani mengungkapkannya  karena sudah diminta untuk tidak berbicara yang bisa menimbulkan  permasalahan panjang nanti,&#8221; ujar sumber tersebut yang dihubungi, Rabu  (18/8/2010) di Konjen RI di Johor Malaysia.</p>
<p>Salah satu staf  Konjen RI di Johor Bahru, Malaysia yang tidak mau ditulis namanya  menceritakan bahwa Asriadi dijemput di salah satu rumah sakit yang ada  di Kota Tinggi, Johor. Asriadi dilarikan ke rumah sakit karena mengalami  kebocoran di bagian kepalanya akibat dipukul dengan gagang senapan.</p>
<p>&#8220;Asriadi  ditemukan di rumah sakit saat dirawat. Saat itu kita bingung ketika  menjemput tiga orang petugas Ditjen PPSKP. Karena hanya dua orang saja  yang diserahkan oleh petugas PDRM, dan satu orang lagi disuruh jemput di  rumah sakit,&#8221; katanya mewanti-wani untuk tidak menuliskan namanya.</p>
<p>Bahkan  menurut penuturan pejabat di Batam yang ikut menjenguk ke Malaysia,  disebutkan bahwa ketiga petugas DKP sempat diborgol saat ditahan. Hanya  saja karena berbagai tekanan dari pihak polisi Malaysia, mereka dilarang  bicara bebas kepada publik. (bur)</p>
<p>sumber: <a title="Tribunnews.com" href="http://www.tribunnews.com/2010/08/18/kepala-asriadi-bocor-dihajar-gagang-senjata-pdrm" target="_blank">Tribunnews</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kamushukum.com/en/penangkapan-petugas-dkp/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Par in parem non habet imperium</title>
		<link>http://kamushukum.com/en/par-in-parem-non-habet-imperium/</link>
		<comments>http://kamushukum.com/en/par-in-parem-non-habet-imperium/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Feb 2010 02:40:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>writer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hukum Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[diplomasi]]></category>
		<category><![CDATA[hubungan luar negri]]></category>
		<category><![CDATA[pbb]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kamushukum.com/en/?p=1121</guid>
		<description><![CDATA[Deskripsi Negara yang berdaulat tidak dapat menjalankan yurisdiksi terhadap negara berdaulat lainnya. Sumber Pengantar Hukum Internasional, J.G. Starke, Justitia Study Group, Bandung, 1986. M. Iman Santoso, Perspektif Imigrasi Dalam United Nation Convention Against Transnational Organized Crime, Perum Percetekan Negara RI, Jakarta, 2007.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Deskripsi</p></blockquote>
<p>Negara yang berdaulat tidak dapat menjalankan yurisdiksi terhadap negara berdaulat lainnya.</p>
<blockquote><p>Sumber</p></blockquote>
<ol>
<li><a title="Detil buku" href="http://library.lemhannas.go.id/Library/index.php?p=show_detail&amp;id=208" target="_blank">Pengantar Hukum Internasional, J.G. Starke, Justitia Study Group, Bandung, 1986</a>.</li>
<li><a title="Detil buku" href="http://www.pustakabersama.net/buku.php?id=50306&amp;cari=" target="_blank">M. Iman Santoso, Perspektif Imigrasi Dalam United Nation Convention Against Transnational Organized Crime, Perum Percetekan Negara RI, Jakarta, 2007</a>.</li>
</ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kamushukum.com/en/par-in-parem-non-habet-imperium/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Yurisdiksi rationae temporis</title>
		<link>http://kamushukum.com/en/yurisdiksi-rationae-temporis/</link>
		<comments>http://kamushukum.com/en/yurisdiksi-rationae-temporis/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Nov 2009 14:42:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>writer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hukum Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[kekuasaan]]></category>
		<category><![CDATA[kekuatan]]></category>
		<category><![CDATA[politik]]></category>
		<category><![CDATA[power]]></category>
		<category><![CDATA[trias politica]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kamushukum.com/en/?p=594</guid>
		<description><![CDATA[Deskripsi Yurisdiksi yang dibatasi oleh waktu. Sumber Arie Siswanto, Yurisdiksi material mahkamah kejahatan internasional, Ghalia Indonesia, Bogor, 2005.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Deskripsi</p></blockquote>
<p><a title="yurisdiksi menurut kamushukum.com" href="http://kamushukum.com/en/yurisdiksi/" target="_blank">Yurisdiksi</a> yang dibatasi oleh waktu.</p>
<blockquote><p>Sumber</p></blockquote>
<p><a title="Detil buku" href="http://www.digilib.ui.ac.id/opac/themes/libri2/detail.jsp?id=101213&amp;lokasi=lokal" target="_blank">Arie Siswanto, Yurisdiksi material mahkamah kejahatan internasional, Ghalia Indonesia, Bogor, 2005</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kamushukum.com/en/yurisdiksi-rationae-temporis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sachnormverweisung</title>
		<link>http://kamushukum.com/en/sachnormverweisung/</link>
		<comments>http://kamushukum.com/en/sachnormverweisung/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Oct 2009 23:10:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>writer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hukum Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[diplomasi]]></category>
		<category><![CDATA[Sachnormverweisung]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kamushukum.com/en/?p=467</guid>
		<description><![CDATA[Deskripsi Pemilihan ke arah kaidah-kaidah hukum intern dari sistem hukum yang bersangkutan, dan tidak ke arah kaidah-kaidah hukum perdata internasionalnya. Sumber Bayu Seto, SH, LL.M, Dasar-Dasar Hukum Perdata Internasional Buku Kesatu, PT. Citra Aditya Bakti, Bandung, 1994. arti Sachnormverweisung dalam Wikipedia (Bahasa Jerman)]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Deskripsi</p></blockquote>
<p>Pemilihan ke arah kaidah-kaidah hukum intern dari sistem hukum yang bersangkutan, dan tidak ke arah kaidah-kaidah hukum perdata internasionalnya.</p>
<blockquote><p>Sumber</p></blockquote>
<p><a title="Detil buku" href="http://www.citraaditya.com/detail_buku.php?id=212" target="_blank">Bayu Seto, SH, LL.M, Dasar-Dasar Hukum Perdata Internasional Buku Kesatu, PT. Citra Aditya Bakti, Bandung, 1994</a>.</p>
<p>arti Sachnormverweisung dalam Wikipedia (<a title="arti sachnormverweisung dalam Wikipedia (Bhs Jerman)" href="http://de.wikipedia.org/wiki/Sachnormverweisung" target="_blank">Bahasa Jerman</a>)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kamushukum.com/en/sachnormverweisung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Valuta asing fisik</title>
		<link>http://kamushukum.com/en/valuta-asing-fisik/</link>
		<comments>http://kamushukum.com/en/valuta-asing-fisik/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Sep 2009 12:27:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>writer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hukum Dagang]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor impor]]></category>
		<category><![CDATA[perdagangan luar negri]]></category>
		<category><![CDATA[valas]]></category>
		<category><![CDATA[valuta asing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kamushukum.com/en/?p=308</guid>
		<description><![CDATA[Deskripsi Uang asing sebenarnya atau uang chartal baik dalam bentuk coins (uang logam) uang kertas negara (treasury note) maupun uang kertas bank (bank notes). Sumber Moerdjono &#38; Jamal Wiwoho, Transaksi Perdagangan Luar Negeri Documentary Credit &#38; Devisa, Liberty, Yogyakarta, 1989.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Deskripsi</p></blockquote>
<p>Uang asing sebenarnya atau uang chartal baik dalam bentuk coins (uang logam) uang kertas negara (treasury note) maupun uang kertas bank (bank notes).</p>
<blockquote><p>Sumber</p></blockquote>
<p><a title="Detil buku " href="http://perpus.yarsi.ac.id/baru1/common.php?page=tampil_buku_all&amp;kode=113" target="_blank">Moerdjono &amp; Jamal Wiwoho, Transaksi Perdagangan Luar Negeri Documentary Credit &amp; Devisa, Liberty, Yogyakarta, 1989</a>.</p>
<div id="attachment_307" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><img class="size-full wp-image-307" title="us_dollar_front" src="http://kamushukum.com/en/wp-content/uploads/2009/09/us_dollar_front.jpg" alt="US Dollar Bank Notes" width="500" height="218" /><p class="wp-caption-text">US Dollar Bank Notes</p></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kamushukum.com/en/valuta-asing-fisik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

